Desain Khutbah Jumat oleh Siswa SMA IT

Khutbah Jumat di BNN Kepri

Dilansir oleh ppitimamsyafii.com tentang  Khutbah Jumat

Alhamdulillah, Khutbah Jumat di Masjid BNN Kepri sudah dua kali disampaikan oleh siswa SMA IT Imam Syafii Nongsa – Batam. Beliau adalah Andre Maulana, seorang siswa SMA IT Imam Syafii Nongsa – Batam. Menjadi khotib pada saat khutbah jumat bukanlah perkara yang mudah, perlu persiapan mental dan materi yang akan disampaikan. Kegiatan khutbah jumat yang dilakukan oleh siswa SMA IT Imam Syafii Nongsa – Batam ini adalah salah satu bentuk penerapan dari proses pembelajaran yang dilakukan di sekolah, dan ini juga merupakan latihan bagi siswa untuk belajar berdakwah kepada masyarakat sekitar.

Gambar Khutbah Jumat oleh Andre Maulana Siswa SMA IT
Khutbah Jumat oleh Andre Maulana Siswa SMA IT Imam Syafii Nongsa – Batam di Masjid BNN Kepri

Menjadi Ajang Latihan Diri

Perasaan pertama ketika menyampaikan khutbah pertama kali itu penuh dengan rasa gerogi,
tubuh gemetar, dan takut dalam menyampaikan. Ya dikarenakan baru pertama kali berdiri di atas mimbar bahkan perdana dalam tampil berkhutbah menghadap sekaligus menyampaikan syariat syariat islam di khalayak orang ramai – Andre Maulana, Siswa SMA IT Imam Syafii Nongsa – Batam

Ketika menjadi khotib pada saat khutbah Jumat, maka khotib hendaklah sudah berlatih dan memiliki materi dan kesiapan mental. Tentu nya tidaklah mudah untuk berbicara di depan jamaah yang cukup banyak, ada rasa grogi dan takut salah penyampaian. Namun hal tersebut perlu dilatih agar terbiasa, oleh karena nya Andre Maulana memberanikan diri untuk melatih diri nya dengan menjadi khotib pada saat khutbah Jumat di Masjid BNN Kepulauan Riau. Ini adalah awal yang baik untuk kita semua, khususnya teman-teman seperjuangan Andre Maulana di SMA IT Imam Syafii Nongsa – Batam, dimana rekan mereka Andre Maulana sudah berhasil membuktikan dua kali untuk dapat menjadi khotib pada saat khutbah Jumat di Masjid BNN Kepulauan Riau tersebut.

Mengatasi GROGI dan Kurang Percaya Diri

 

Sebenarnya motivasi khutbah pertama ini bukan timbul dari keinginan sendiri. Saya merasa masih belum punya mental berdiri di depan orang ramai. Namun terdapat seorang sosok  yang selalu memotivasi saya, baik dalam masalah menuntut ilmu, hingga berujung maju dan berdiri di atas mimbar untuk menyampaikan khutbah jumat. Saya pun termotivasi dan mulai menyusun teks khutbah seminggu sebelum waktunya tiba.

Ketika khutbah pertama yakni pada mukaddimah, memang agak sulit dalam mengucapkan kata yang akan disampaikan dikarenakan rasa gerogi, namun ketika memasuki bagian isi khutbah, saya sudah mulai merasa agak nyaman dan rasa gerogi pun berkurang hingga semakin lama semakin hilang. – Andre Maulana, Siswa SMA IT Imam Syafii Nongsa – Batam

Motivasi untuk Generasi Muda

Berdakwah tentulah tidak harus seorang yang sudah tua, para anak muda tentu dapat juga berdakwah sesuai kemampuan masing-masing. Hal ini terbukti dengan khutbah Jumat yang disampaikan oleh Andre Maulana, seorang siswa SMA IT Imam Syafii Nongsa – Batam. Walaupun masih usia SMA dan masih muda, Andre Maulana membuktikan bahwa dirinya mampu berdakwah sesuai dengan kemampuannya, dimulai dengan berdakwah melalui mimbar khutbah Jumat. Sudah seharusnya generasi muda (anak-anak Jaman NOW) mencontoh perilaku terpuji Andre ini. Mulai dari melakukan kegiatan positif, menuntut ilmu, mengamalkannya, dan mendakwahkan sesuai dengan kemampuan masing-masing.

Pesan saya untuk semua umat islam, marilah kita menyebarkan syariat islam semangat dalam mengamalkannya terutama bagi kaum remaja. Dengan kaum remaja, Islam akan berjaya, dan jangan takut dalam mencoba, karena semua harus kita mulai dari sekarang, dari masa muda. – Andre Maulana, Siswa SMA IT Imam Syafii Nongsa – Batam

Khotib Masa Depan

Kita semua mendoakan agar Allah Subhanahu Wataa’la menggerakkan hati para anak muda untuk terus belajar dengan giat, mengamalkan ilmu nya, serta berusaha mendakwahkannya sesuai kemampuan masing-masing. Dengan berlatih dari sekarang menjadi khotib pada khutbah Jumat, In syaa Allah dapat menjadikan generasi muda para dai yang cerdas, berilmu, dan memiliki akhlak yang mulia. Kami mendoakan para guru, asatidz yang membimbing generasi muda ini untuk dapat terus istiqomah dalam mencetak generasi penerus bangsa yang bertakwa.

Dukungan Anda

Usaha yang dicapai ini tidak lain tidak bukan karena pertolongan dari Allah Subhanahu wata’ala melalui perantara anda semua. Pendidikan yang baik tentulah butuh pendanaan yang memadai. Untuk mencetak Khotib Masa Depan, perlu perjuangan dan kesungguhan serta dukungan dari seluruh pihak. Maka kami mengundang anda untuk terlibat dalam proses perjuangan ini dengan BERINVESTASI AKHIRAT bersama Yayasan Islam Al-Kahfi Batam.