cover prestasi mtq VII kepri

SANTRI PPIT IMAM SYAFI’I NONGSA BATAM BERPRESTASI LAGI DI PERLOMBAAN MTQ KE VII TINGKAT PROPINSI KEPULAUAN RIAU

Keluarga Besar Yayasan Islam Al Kahfi Batam bergembira mendengar para santri PPIT (Pusat Pendidikan Islam Terpadu) Imam Syafi’i Nongsa kembali menoreh prestasi pada MTQ ke VII Tingkat Propinsi Kepulauan Riau Tahun 2018 di Lingga, yang mewakili Kota Batam.

Ketua Yayasan Islam Al Kahfi Batam, Muhammad Rizal Chery mengatakan, berkat doa serta usaha maksimal dari seluruh warga belajar PPIT, para santri berhasil meraih Juara pada 4 cabang perlombaan yaitu :

  1. Cabang Tahfizh 30 Juz Putra : Juara 2
    an. Arfandi Hidayat (santri kelas XI)
  2. Cabang Tahfizh 30 Juz Putri : Juara 3
    an. Zainab Az Zahra (santri kelas IX)
  3. Cabang Tafsir Bahasa Arab Putra : Juara 2
    an. Syamil Harianda (santri kelas XII)
  4. Cabang Tafsir Bahasa Indonesia Putri : Juara 2
    an. Kahirunnisa Az Zahra (santri kelas XII)

 

Kegembiraan dan Harapan Mudir PPIT Imam Syafii Nongsa

Ditempat terpisah, Mudir PPIT Imam Syafi’i Nongsa Al Ustadz Ahmad Ridwan Lc, MA yang sedang berada di Madinah Al Munawwarah, turut bergembira atas prestasi ini.

Beliau juga menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Walikota Batam Bapak H. Muhammad Rudi, SE, MM yang telah memberikan kepercayaan penuh kepada santri PPIT Imam Syafi’i sebagai wakil dari Kota Batam dengan ucapan:"Jazakumullahu Khairan". Beliau juga berharap kepada Gubernur Kepri Bapak DR. H. Nurdin Basirun S.Sos, M.Si agar sudi kiranya memberikan kepercayaan penuh kepada santri-santri PPIT Imam Syafi’i Nongsa Batam untuk mewakili Propinsi Kepri pada MTQ ke XXVII Tingkat Nasional di Medan Sumatera Utara.

Kita Mitra Pemerintah dalam Menangkal Paham Radikal & Terorisme

Al Ustadz Ahmad Ridwan Lc, MA mengutuk pelaku dan otak dari aksi kejahatan tindakan anarkisme dan terorisme yang terjadi di Surabaya dan sekitarnya karena mengganggu keamanan dan ketertiban nasional serta telah melukai hati umat Islam, sebab Islam adalah agama rahmat bagi seluruh alam, dan tegas mengharamkan perbuatan kezhaliman, membunuh orang yang haram darahnya ditumpahkan, membuat ketakutan dan merusak rumah ibadah.

Beliau berharap semoga tidak ada pihak yang memanfaatkan tragedi bom tersebut untuk melecehkan Islam dan menyudutkan umat Islam demi kepentingan apapun. Sebab Fitnah (memurtadkan orang Islam atau menghalangi manusia dari Islam) lebih kejam daripada pembunuhan (QS. Al Baqoroh:91)

Beliau mendoakan agar keamanan dan ketentraman di seluruh wilayah nusantara segera kondusif terlebih bagi umat Islam dalam menyambut bulan Ramadhan yaitu bulan yang penuh berkah.

Diakhir beliau berharap agar PPIT Imam Syafi'i dan semua pendidikan yang di bawah Naungan Yayasan Islam Alkahfi Batam, menjadi mitra pemerintah dalam menangkal paham-paham radikal dan terorisme berkedok Islam dan jihad.